Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bisakah Kita Menafsirkan Mimpi? Ini Penjelasannya

Tafsir mimpi adalah
Kapan terakhir kali kalian bermimpi? Baik mimpi indah, mimpi buruk ataupun mimpi kesukaan para lelaki; mimpi basah. Namun, apakah mimpi itu memiliki arti? Apakah kita bisa menafsirkan mimpi-mimpi tersebut?

Kenapa Kita Memimpikan Seseorang?

Mimpi merupakan sesuatu yang terjadi di bawah alam sadar kalian ketika sedang tertidur, disebabkan oleh otak yang memproses emosi nyata dalam hidup sehingga menghasilkan dunia yang benar-benar baru. Dengan demikian, kalian sering kali memimpikan seseorang atau sesuatu yang ada dalam kehidupan nyata meskipun itu adalah mimpi buruk yang memiliki alur berbeda.

Mimpi adalah impuls listrik otak yang menarik pikiran secara acak dari ingatan manusia yang melibatkan periode waktu dan ingatan tertentu.

Terkadang, kalian memimpikan seseorang yang bahkan baru dikenal atau dijumpai. Menurut pakar kesehatan tidur, Alesandra Wolley, hal itu menandakan ada kesan bermakna saat perjumpaan terakhir kalian bersama dia.

Masuk ke Mimpi Orang Lain

LeslieBeth Wish, seorang psikoterapis klinis berkata bahwa kalian pun memiliki kesempatan untuk masuk dalam mimpi orang lain, maupun sebaliknya meskipun dia belum pernah lagi menemui kalian selama bertahun-tahun.

Itu terjadi jika dia berbicara dengan orang-orang yang mengenal kalian, merasakan karakter di film atau buku, atau melihat foto sehingga mereka memikirkan kalian.

Dua Jenis Mimpi dn Penyebabnya

  • Mimpi menyeramkan dan memacu adrenalin. Terjadi saat kalian tidur dengan beban pikiran yang berat alias stress. Mimpi seram tersebut bisa jadi mempresentasikan rasa cemas, ketakutan dan putus asa di kehidupan nyata kalian.
  • Mimpi rumit yang tidak beraturan. Kalian pasti sering bermimpi yang tidak masuk akal. Misalnya, mimpi di dalam mimpi ataupun bermimpi dikejar pasukan Tentara Merah, tapi tiba-tiba bertemu sama Thanos. Mimpi ini terjadi jika kalian telah melakukan aktivitas berat hingga kelelahan saat terjaga.

Alasan Tidak Bisa Mengingat Mimpi

Kebanyakan mimpi yang aktif terjadi saat fase tidur rapid eye movement (REM), lebih kurang 25 persen dari tidur malam. Durasi terlamanya terjadi menjelang pagi. Jika kita terbangun saat bukan atau sebelum pada fase tidur REM (fase tidur nyenyak), maka biasanya kita akan sulit mengingat mimpi.

Bangun dengan tiba-tiba karena suara alarm dan gangguan juga bisa menjadi penyebab kalian tidak bisa mengingat mimpi.

Arti dan Makna Mimpi

Menurut pandangan sains, mimpi memiliki arti yang berkaitan dengan apa yang dirasakan si pemimpi di kehidupan nyata. Sebagai contoh, apabila kalian bermimpi dalam situasi bahaya, terjatuh, dikejar, dipukul, digigit, ditembak, ditusuk, atau situasi mencekam lainnya, secara emosional mimpi tersebut berkaitan dengan konflik kalian dengan orang lain di kehidupan nyata.

Sedangkan dalam pandangan agama dan kepercayaan, mimpi seringkali dikaitkan dengan "pesan" yang disampaikan Tuhan kepada si pemimpi. Para Nabi terdahulu juga mendapatkan wahyu melalui mimpi, terkecuali para Rasul yang langsung diberi wahyu melalui malaikat Jibril.

Merujuk Scientific American, mulanya mimpi dianggap sebagai penyambung jarak antara manusia dan para dewa pada abad-abad terdahulu sebelum masehi.

Mimpi itu sendiri masih memiliki perdebatan di kalangan para ilmuwan. Arti mimpi sebagai petunjuk itu sendiri tergantung kepercayaan si pemimpi, apakah mempercayai atau tidak.

Dengan begitu, apabila kalian mimpi basah dan mengalami pengalaman seksual bersama cewek cantik, itu bukan berarti kalian dapat petunjuk akan bertemu jodoh kalian. Berdasarkan penelitian, mimpi juga dipengaruhi oleh hasrat pribadi si pemimpi di kehidupan nyata.

Posting Komentar untuk "Bisakah Kita Menafsirkan Mimpi? Ini Penjelasannya"