Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Esensi dari Sebuah Kesendirian, Hal yang Tidak Kamu Ketahui dari Sosok Penyendiri

Esensi dari sebuah kesendirian
Saat mendengar kata "Penyendiri", sebagian orang mungkin akan tertuju pada egoisme dan arogansi. Selain itu, penyendiri juga seringkali dianggap aneh dan dijauhi oleh masyarakat. Hal tersebut diakibatkan oleh sifat mereka yang cenderung lebih senang bergulat dengan diri sendiri daripada berinteraksi dengan masyarakat sosial. 

Para penyendiri ini memiliki berbagai alasan untuk menarik diri dari pergaulan, mulai dari yang murni karena mencintai kesunyian, hingga yang kerap kali dikecewakan oleh dunia. Seorang penyendiri mulai menjadi sedemikian rupa ketika ia sudah berusaha untuk berbaur dengan dunia, tetapi orang-orang justru secara terus menerus membuatnya kecewa. Hal tersebut bisa menjadi faktor penyebab mengapa seseorang lebih mencintai kesendirian. 

Meskipun keanehannya berdampak buruk pada pandangan masyarakat terhadapnya, namun keanehan tersebut juga memiliki keuntungan tersendiri. Penyendiri mungkin kikuk dalam dunia sosial dan merasa bahwa ia adalah orang yang paling terisolasi melebihi apapun. Apa yang terjadi pada penyendiri membuat kreativitasnya berbeda dari orang kebanyakan, ia tidak bersepakat dengan apa yang telah dikatakan dan dilakukannya. 

Karena sebagian dari para penyendiri ini merupakan orang yang sering dikecewakan, maka dari itu pula para penyendiri ini akan memilih berada bersama orang-orang yang berjuang untuk kebenaran, keindahan dan keadilan. 

Albert Einstein yang kini dikenal sebagai sang jenius pun mengakui bahwa ia adalah seorang penyendiri dalam kesehariannya. Ia mengatakan bahwa kesadarannya terhadap komunitas yang tidak terlihat telah mencegahnya dari merasakan isolasi. Komunitas tidak terlihat yang ia maksud merupakan sebuah komunitas bagi orang yang berjuang untuk kebenaran, keindahan dan keadilan. 

Dalam kesendiriannya, orang-orang penyendiri mengetahui jauh lebih banyak hal daripada yang terlihat dari dirinya. Karena sifat mereka yang juga cenderung pendiam, maka para penyendiri ini akan menyimpan semua yang ia ketahui di dalam pikirannya, daripada mengungkapkan semua hal tersebut. Meskipun tampak normal, pikiran mereka jauh lebih misterius dan karena hal itu pula mereka sering dianggap sebagai orang yang aneh. 

Penyendiri adalah tipe orang yang lebih senang mengobservasi dan menganalisa segala hal di dalam kesunyiannya. Pikiran mereka sering dipenuhi oleh ide-ide dan hal kurang lazim yang mungkin tidak terpikirkan oleh orang kebanyakan. Para penyendiri akan merasa kesulitan ketika ia harus mengatakan sesuatu yang sebenarnya sangat ia pahami. 

Ketika seorang guru memberikan sebuah pertanyaan di kelas, seorang penyendiri akan lebih memilih untuk diam dan mengobservasi jawaban dari orang lain daripada harus menjawab pertanyaan tersebut secara langsung. Hal ini juga berkaitan dengan keyakinannya mereka bahwa identitas pikiran merupakan hal berharga yang tidak perlu diketahui oleh orang lain. Karena hal ini pula, penyendiri kerap kali dianggap sebagai orang yang tidak bisa mengekspresikan dirinya.

Meskipun seorang penyendiri banyak menghabiskan waktu dengan kesunyian, tidak ada orang lain yang dapat menikmati kebersamaan seintens orang yang terbiasa menghindar kebersamaan tersebut. Dengan begitu, sekalinya penyendiri ditemani oleh orang lain, maka ia akan sangat menikmati momen tersebut. Hal tersebut dikarenakan penyendiri cenderung selektif terhadap orang-orang yang diizinkan menemani atau membiarkan momennya ditemani oleh orang lain. 

Oleh karena itu pula, seorang penyendiri bisa berubah menjadi orang yang menyenangkan ketika ia bersama dengan orang-orang tertentu atau bersama dengan seseorang yang memiliki pemahaman dan pengetahuan yang sama dengan dirinya. Jadi, apakah kamu merasakan hal-hal di atas sebagai sosok penyendiri?

Post a Comment for "Esensi dari Sebuah Kesendirian, Hal yang Tidak Kamu Ketahui dari Sosok Penyendiri"